02
Nov

small thumb

75 Barista Ikut Kualifikasi Lombok Brewers Cup 2021

75 barista dari sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti kualifikasi Lombok Brewers Cup 2021 yang berlangsung di Svarga Resort Lombok, Selasa (2/11/2021).
Dari 75 peserta yang harusnya ikut kualifikasi, ada 3 peserta dianggap mengundurkan diri karena tidak datang. Kemudian hanya 36 peserta dengan skoring
terbaik
 
yang berhak ikut serta di babak besar yang akan berlangsung tanggal 7 November mendatang di tempat yang sama.
Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) dengan Svarga Resort Lombok dan Lombok Specialty Coffee Association (LSCA) ini kemudian mendapat tanggapan positif dari salah satu tokoh politik nasional Fahri Hamzah yang datang langsung melihat persiapan lomba di Svarga Resort Lombok pagi tadi.
"Kompetisi seperti ini tentu sangat besar manfaatnya untuk reposisi kembali pariwisata Nusa Tenggara Barat secara umum dan Industri kopi Nusa Tenggara Barat secara khusus," ucapnya sesaat sebelum kualifikasi dimulai.
Karena dengan cara seperti (kompetisi) ini, imbuhnya, akan mampu menunjukkan potensi dari kualitas kopi, kualitas barista, hingga para pelaku bisnis yang siap untuk menggiatkan produksi dan konsumsi dari kopi lokal.
"Sehingga nanti tidak saja menjadi ciri khas daerah, namun mampu diperdagangkan keseluruh dunia," lanjut Fahri.
Ia juga menyampaikan jika momentum event besar yang akan hadir seperti WSBK dan MotoGP yang akan digelar di Lombok dalam waktu dekat diharapkan menjadi titik balik dari kopi Nusa Tenggara Barat untuk tampil di kancah Internasional.
"Agar dunia tahu NTB tidak hanya tentang keindahan pulau-pulaunya, akan tetapi juga menyuguhkan kenikmatan kopi dan produk-produk lokal yang berkualitas lainnya," ujar politisi yang belum lama ini juga membuka usaha kopi pribadi ini.
Wahyu, instruktur Lab. Tata Hidang Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok yang datang menemani dua anak didiknya berkompetisi, mengatakan jika ajang ini bisa menjadi tahap awal bagi siswanya sebelum terjun ke dunia industri sebenarnya.
"Ini bisa menjadi latihan bagi mereka, jika di lab. mereka cuman praktik, di sini mereka akan dapat pengalam langsung layaknya ditunggu konsumen untuk memberikan sajian yang memuaskan," ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta perempuan dalam ajang ini, Natasha Benita Radian, perwakilan dari Kava Coffee & Eatery Mataram mengungkapkan jika ajang ini akan menjadi event paling pas baginya untuk meningkatkan keahlian dan segala aspek yang dibutuhkan untuk menjadi seorang barista professional.
"Saya terjun di perkopian sekitar 2017 akhir, dan beberapa kali juga ikut kompetisi, namun ini event paling professional yang pernah saya ikuti, secara SOP, dari juri juga, jadi pas banget untuk ajang upgrade diri," ucap Naben sapaan akrabnya.
"Saya rasa ini kolaborasi yang sangat luar biasa antara Dispar Lobar, Svarga dan LSCA, dan hastagnya yang relevan sekali #AyoKembaliKeSenggigi," tambah Naben.
Ia lalu berharap dengan adanya event seperti ini kepariwisataan khususnya di Lombok bisa secepatnya pulih.
"Karena dengan pulihnya pariwisata yang merupakan aspek terdepan terutama di bidang perekonomian di Lombok ini, giat perekonomian di bidang-bidang lainnya mengikuti untuk pulih," tandasnya.