19
Feb

small thumb

Lombok Barat Targetkan Banyak Desa Wisata Ikuti ADWI 2022

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemanparekraf) RI menargetkan 3000 Desa Wisata ikut berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
 
Terkait hal ini, desa-desa wisata di Lombok Barat (Lobar) juga diharapkan bisa mengutus sebanyak-banyaknya desa wisata untuk berpartisipasi dalam ajang tahunan ini.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata H.M. Fajar Taufik saat mengikuti video conference (vicon) Launching ADWI 2022 di Ruang Rapat Jayengrane, Kantor Bupati Lobar, Jum'at (18/02/2022).
"Kita berharap akan lebih banyak lagi desa wisata di Lobar yang bisa ikut untuk mendaftar diri pada lomba ADWI 2022 ini," ujar Taufik.
Dirinya juga berharap pembinaan oleh Dinas Pariwisata Lobar bisa lebih maksimal lagi sehingga desa-desa wisata yang nantinya ikut serta dalam ajang ini bisa mampu menorehkan prestasi yang lebih bagus dari tahun sebelumnya.
Untuk diketahui dari 8 desa wisata di Lobar yang ikut ADWI 2021, dua desa mampu melaju hingga 300 besar dari total peserta 1.831 desa wisata se-Indonesia. Dalam ajang itu, Desa Sesaot yang berada di Kecamatan Narmada masuk 50 besar dan akhirnya berhasil meraih peringkat 4 dalam ADWI 2021 kategori Penerapan CHSE.
Disampaikan Menteri Parekraf Sandiaga Uno dalam vicon sore tadi, ADWI sendiri adalah sebuah program yang lahir dari peluang yang diciptakan oleh pandemi di mana tidak ada wisatawan asing yang masuk ke Indonesia.
"Inilah saatnya masyarakat menjadi pasar terbesar, di mana sudah banyak tersedia destinasi-destinasi wisata yang sudah tersedia. Jika semua sumber daya ini diolah dengan tepat, dipromosi dengan giat, saya yakin Desa Wisata bisa menjadi pondasi yang kuat dan kokoh bangkitnya pariwisata Indonesia," ujarnya.
Dalam ajang ADWI 2022 ini ada tujuh kategori yang dilombakan, yaitu kategori Daya Tarik Pengunjung yang meliputi keunikan dan keaslian alam dan buatan, seni dan budaya. Selanjutnya ada kategori Homestay, kategori Suvenir yang meliputi produk-produk kuliner, kria dan fashion. Lalu ada kategori Digital dan Kreatif, kategori Toilet Umum, kategori CHSE, dan terakhir adalah kategori Kelembagaan Desa Wisata.
Untuk pendaftaran akan dimulai dari tanggal 19 Februari sampai 31 Maret 2022. Pendaftaran bisa melalui www.jadesta.kemenparekraf.go.id
" Kami berharap menemukan kembali potensi-potensi desa wisata baru pada ADWI tahun ini," harap Sandi Uno.