25
Mei

small thumb

Perkuat Stabilitas Desa dalam Membangun Pariwisata di Desa Wisata

Hari terakhir (25/5) Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) diakhiri dengan materi evaluasi kunjungan ke Desa Tetebatu.

Dalam sesi ini, para peserta yang terdiri dari kepala desa dan pokdarwis memaparkan pengalaman yang didapat saat berkunjung ke Tetebatu. Kemudian menyampaikan konsep dan gagasan hingga langsung membuat rencana aksi berdasarkan pengalaman kunjungan dan diskusi selama pelatihan.

Di sesi terakhir ini juga para kades dan pokdarwis mendapat kiat-kiat membangun dan mengelola desa wisata dari Kepala Desa Sesaot Yuni Hariseni.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Akademisi Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram Dr. Sri Susanti mengenai Branding, Advertising dan Selling Destinasi Wisata.

Terakhir, Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata ditutup langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid.

Dalam sambutannya, bupati mengajak para kades dan pokdarwis di desa wisata untuk memperkuat stabilitas desa.

"Untuk membangun wisata desa, stabilitas internal desa kita itu sangat berpengaruh," ucap Fauzan.

Ia meminta kepada para kades dan jajaran yang terlibat dalam pembangunan kepariwisataan di desa bisa saling terbuka dan mengesampingkan keegoisan sepihak.

"Membangun pariwisata butuh pengorbanan, butuh lebih sering bertemu antara unsur-unsur yang ada, seperti kades, pokdarwis dan bumdes, dan saya harap bisa lebih terbuka di internal, dan justru lebih tertutup di luar," sambungnya.

Terakhir bapak dua anak ini berpesan kepada seluruh peserta untuk menebarkan berita positif tentang potensi dan keindahan desa masing-masing dan lebih selektif terhadap berita-berita sumbang yang beredar.