23
Nov

small thumb

Ratusan Wisatawan Kapal Pesiar Kagumi Lombok Barat

Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat kembali kedatangan wisatawan asing dari kapal pesiar Viking Orion Cruishes yang berasal dari Norwegia, Rabu (23/11). Dari total 840 penumpang kapal pesiar tersebut, sebanyak 750 wisatawan mengikuti tour program yang diorganisir oleh Lombok Paradise selaku tour operator ke berbagai destinasi yang ada di Lombok, khususnya Lombok Barat. Para wisatawan memulai perjalanan dari Pelabuhan Gili Mas menuju Desa Wisata Banyumulek, Senggigi, Sesela, Lingsar, Sekotong, dan destinasi lain yang ada di Lombok dengan menggunakan bus.

Di Desa Wisata Lingsar, para wisatawan dipandu mengunjungi Cagar Budaya Taman Lingsar. Setelah mengikuti tour selama hampir satu jam lamanya, nampak dari ekspresi mereka sangat kagum dengan bangunan dan sejarah yang ada di Taman Lingsar. Terlebih dengan adanya keharmonisan antara dua umat beragama yakni umat Muslim Sasak dan umat Hindu yang hidup berdampingan di dalam satu kawasan.

“Di Lombok sangat banyak budaya, sangat berbeda dan menarik. Lokasinya (Taman Lingsar,red) sangat kuno dan berdekatan. Orang-orang nya sangat mengesankan. Hindu-Islam, setiap orang hidup berdampingan secara aman. Mereka semua sangat dekat satu sama lain. Itu sangat mengesankan,” ungkap Dean dan Alice, Wisatawan Mancanegara (Wisman) asal Missouri, Amerika Serikat saat mengunjungi Taman Lingsar.

Selanjutnya, mereka dipandu ke Pasar Seni yang berada di Desa Wisata Sesela, Kecamatan Gunungsari, dan berlanjut ke Kawasan Wisata Senggigi di Batulayar. Selain berbelanja aneka kerajinan tangan yang ada di Pasar Seni, para wisatawan juga menikmati keindahan Pantai Senggigi. Bahkan, mereka menikmati pijat tradisional di tepi pantai hingga terlelap.

Diane seorang Wisman asal Inggris mengaku terkesan usai menikmati pijat tradisional di tepi pantai. "Wonderfull, very nice, scenery beautiful yup. Realy had a good time," ujarnya tersenyum.

Kedatangan wisatawan kapal pesiar ini juga sangat disukuri Zul Awida, salah seorang tukang pijat tradisional di Senggigi. Ia mengaku, bahwa Diane bersama suaminya adalah pelanggan pertamanya hari ini. Kata dia, kondisi saat ini sudah mulai ramai dibandingkan saat covid yang sangat sepi dan terasa seolah mati suri. Sehingga ia berharap kunjungan kapal pesiar ke Lombok ke depannya bisa juga membawa dampak bagi ia dan rekan-rekannya.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Desa Wisata Banyumulek di Kecamatan Kediri, para wisatawan diajak untuk melihat sentra kerajinan gerabah di Dusun Muhajirin Desa Banyumulek. Setelah tiba dilokasi para wisatawan sudah disambut oleh pengrajin yang sedang melakukan aktivitas membuat gerabah. Tidak hanya melihat, para wisatawan juga turun langsung mencoba membuat gerabah.

Selain aktivitas membuat gerabah, para wisatawan juga banyak yang berbelanja produk gerabah yang sudah jadi sebagai souvenir mereka.

Para perajin yang juga pedagang, mengaku senang bila ada datang langsung wisatawan yang berbelanja ke tempat mereka. Karena ketika tidak ada wisatawan yang datang masuk, para pengerajin biasanya menjual barang mereka ke pengepul.

Pengrajin gerabah, Nikmah beserta para pengerajin lain sangat berharap agar setiap pekan atau dalam waktu satu bulan, ada wisatawan yang dibawa masuk keliling untuk berwisata dan berbelanja.

Saat kedatangan tamu, para wisatawan banyak yang berbelanja, barang yang banyak diminati, souvenir yang kecil, yang mudah untuk dibawa.

"Barang souvenir ini banyak dibeli, seperti telur dan yang lainnya. Kalau bisa setiap minggunya ada tamu yang masuk seperti ini,” harapnya.

Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat H. M. Fajar Taufiq berharap kunjungan kapal pesiar ini berdampak positif kepada perekonomian masyarakat yang ada di Lombok Barat.

Kedatangan kapal pesiar yang kedua kali ini, Dinas Pariwisata sudah lebih siap. Dimana ada beberapa desa wisata yang dikunjungi ini sudah siap baik dari segi destinasinya, atraksinya, maupun tempat belanja dan lain sebagainya. Kedepan, ia bersama jajaran akan berusaha memanfaatkan momentum ini dengan mempersiapkan desa wisata yang ada di Lombok Barat sebagai pilihan para wisatawan kapal pesiar selama waktu sandarnya.

“Alhamdulillah dengan datangnya para wisatawan ke beberapa desa wisata di Lombok Barat ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Harapan saya kedepan, Desa Wisata lainnya segera berbenah untuk menyambut kunjungan wisatawan. Dan saya sampaikan terima kasih kepada Lombok Paradise selaku Tour Operator yang telah membawa para wisatawan ke Lombok Barat,” ujarnya.