24
Okt

small thumb

Tari Spirit Terune Sasak Berhasil Juarai Festival Tari Kreasi Daerah dan Festival Lagu Daerah NTB

Tidak kurang dari 14 grup tari, 17 penyanyi dewasa dan 14 penyanyi anak-anak dari seluruh daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) berlaga untuk mengikuti Festival Tari Kreasi Daerah dan Festival Lagu Daerah NTB dengan mengusung tema Art Reborn.

Juara pada festival yang mulai dari tanggal 23 sampai 24 Oktober di Grand Ballroom Aruna Senggigi Resort & Convention tersebut telah diputuskan. Juara satu tari kreasi diraih oleh penari Spirit Terune Sasak yang ditampilkan oleh I Nyoman Sudiarna dan I Putu Ariana, juara satu lagu daerah Katagori B (Dewasa) diberikan kepada Nada dengan membawakan lagu Inaq Tegining Amaq Teganang, sedangkan Katagori  A (Anak-Anak)  diraih oleh Josofin Alexa dengan lagu Ate Bakangan.

Pengumuman juara ini di rangkai dengan Gala Diner yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), H. Baehaqi, Kapolres Lobar Bagus S. Wibowo dan para pelaku pariwisata pada Minggu Malam (24/10).

Peraih juara satu tari kreasi, I Nyoman Sudiarna dan I Putu Aria mengaku tidak menyangka dirinya mendapkan juara, mereka mempersiapkan diri selama tiga minggu sebelum tampil.

"Perisapan kami sebelum lomba ini sebenarnya tidak lama, hanya 3 minggu saja, kami ikut juga untuk cari pengalaman. Kami sangat senang dan tidak menyangka kalo penampilan kami dinilai terbaik oleh dewan juri," ucap Nyoman.

Ia juga mengatakan bahwa tari kreasi Spirit Terune Sasak yang ditampilkannya adalah hasil karya mereka sendiri dan hal ini yang membuat mereka bangga atas perestasi yang diraihnya.

"Tarian yg kami tampilkan itu kerasi sendiri, kebetulan saya ikut sekolah tari dan kami berdua bertemu disalah satu acara, kemudian kami sepakat menggarap tarian ini," cetusnya.

Sementar I Komang, peraih juara tiga tari kreasi dari SMP 1 Gerung, ia juga  mengatakan dirinya merasa senang atas prestasi yang didapat dan persiapannya selama 20 hari dinilainya tidak sia-sia.

“Saya merasa senang mendapat juara dan segala usaha selama 20 hari itu tidak sia-sia. Tari yang kami bawakan adalah tari Tiranti Sasak,” imbuh  I Komang.

Peraih juara satu lagu Daerah NTB kategori A (Anak-anak) asal Jatisele Gunungsari, Josofin Alexa yang masih duduk di Kelas 3 SMP 2 Mataram ini pun merasa senang atas juara yang diraihnya.

“Saya senang sekali, persiapannya tentu tetap latihan, olah vocal, stretching, persiapkan pisik juga. Saya hoby nyanyi sejak kecil, tapi mulai serius saat saya kelas 5 SD,” ungkap Alexa.

Diketahui, rangkain event Festival Pesona Senggigi 2021 ini terselenggara berkat kerjasama Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar dengan Aruna Senggigi Resort and Convention. Event kolaborasi ini pun mendapat tanggapan positif dari Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat, Ari Garmono.

Menurut Ari, event ini adalah bentuk kepedulian Dispar Lobar mengembalikan geliat perekonomian disektor pariwisata, melibatkan para pelaku industri merupakan terobosan ditengah pandemi yang berdampak langsung pada industri, khususnya di Kawasan Sengggigi. Menyelenggarakan event dengan pola kerjasama seperti ini, dinilai Ari akan meminimalisir keterbatasan anggaran karna dampak Covid -19.

Konsep event dengan menggandeng para pelaku industri perlu dijadikan acuan oleh daerah-daerah lain, karena, kata Ari, konsep ini bisa memberikan dampak positif juga bagi industri pariwisata di daerah lain.

“Konsep event ini saya pikir perlu dijadikan bahan studi daerah-daerah di NTB, sehingga staycation atau tingkat okupansi hotel dan tingkat pembelanjaan juga meningkat,” ucap Ari.

“Saya sangat mengapresiasi sekali yang di lakukan Dispar Lobar,” ucap Ari meambahkan.