04
Apr

small thumb

Tempat Hiburan di Lombok Barat Tetap Buka selama Ramadhan, Jam Oper

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengijinkan pemilik usaha spa, karaoke, bar/diskotik, biliard, dan live music untuk tetap beroperasi selama bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 300/204/Dispar/2022, jenis usaha tersebut masih dibuka dengan beberapa syarat. Namun ada penyesuaian jam operasional.

"Saya harap pemilik maupun pengelola tempat hiburan malam dan lainnya mematuhi isi Surat Edaran tersebut. Mari bersama kita menjaga keamanan dan kenyamanan selama bulan Ramadhan," harap Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, H. M. Fajar Taufik, Senin (4/4).

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) Senggigi, Suhermanto mengaku pihak pengusaha sudah menerima sosialisasi mengenai kebijakan pembatasan jam operasional selama Ramadhan.

“Sudah (diterima), jelasnya seluruh kegiatan usaha tidak ditutup. Hanya diatur saja, agar tidak saling mengganggu,” ungkapnya melalui pesan Whatsapp.

Pihaknya mengaku memaklumi kebijakan tersebut, selama masih diperbolehkan untuk beroperasi walau dengan waktu yang disebut sangat terbatas.

“Sebenarnya dua jam operasi sangat tidak mungkin. Namun bisa diatur, supaya sama-sama nyaman dan kita juga memakluminya,” ujar pria berambut gondrong tersebut.

Kendati pun, kata dia, para pengusaha diberikan batas toleransi hingga pukul 2 dini hari. Tetapi, banyak di antara mereka yang justru memilih untuk tutup selama bulan Ramadhan. Karena berbagai pertimbangan seperti biaya operasional dan lainnya.

“Toleransinya maksimal sampai jam 2, setelah itu mereka pulang sahur. Tapi lebih banyak yang memilih menutup usaha selama bulan puasa,” tutupnya.