22
Jan

small thumb

Usai Bersih-Bersih, Dispar dan Pelaku Wisata Diskusi Seputar Pariwisata Bahas CoE Lombok Barat 2021

Jajaran Dinas Pariwisata Lombok Barat kembali melakukan aksi bersih-bersih kawasan wisata. Pagi tadi (22/1) bersama komunitas peduli seperti Lombok Ocean Care (LOC), Senggigi Lombok Beach Boys for Changes (BBC), dan Sahabat Pariwisata Nusantara (Sapana) NTB kegiatan dilaksanakan di sepanjang pantai Senggigi.

Tidak sekedar bersih-bersih pantai, kegiatan juga dirangkai dengan Dispar (Diskusi Seputar Pariwisata) bersama para komunitas peduli yang juga merupakan pelaku pariwisata.

Beralaskan tikar dengan ditemani kopi dan gorengan sebagai hidangan, Kepala Dinas Pariwisata Saepul Akhkam kemudian memaparkan draft Calender of Event yang tengah digarap para staf Dinas Pariwisata.

Penyusunan Calender of Event (CoE) Lombok Barat ini menjadi salah satu program strategis Dinas Pariwisata Lombok Barat dalam mempromosikan destinasi pariwista melalui berbagai event. CoE ini menjadi penting bagi wisatawan agar mudah mengetahui event-event pariwisata yang ada di Lombok Barat.

Selain event wajib seperti Lebaran Topat, Perang Topat, Festival Senggigi, dan lainnya, aneka kegiatan baik yang sifatnya festival, kompetisi maupun pagelaran lainnya tengah disusun.

Tidak sendiri, Dinas Pariwisata juga akan berkolaborasi dengan mitra seperti hotel, desa wisata, dan pelaku wisata lainnya untuk memperkaya agenda promosi kepariwisataan Lombok Barat.

Kegiatan diskusi semacam ini mendapat apresiasi dari Ketua Sapana NTB, Lalu Puguh Mulawarman. Diakuinya, kesempatan bertukar pikiran tentang konsep membangun kepariwisataan seperti ini menjadi suatu hal yang diharapkannya dapat rutin dilakukan.

"Jadi luar biasa bagaimana kita menyambut atau memperkenalkan Lombok Barat ini kepada dunia luar. Dan beliau tadi menyampaikan beberapa event yang Insya Allah akan lebih booming, terlebih lagi nanti akan ada Pesona Lombok Barat yang akan melibatkan seluruh desa, masyarakat yang ada di wilayah Lombok Barat, ini yang keren," ujar Lalu Puguh usai diskusi.

Kaitannya dengan Desa wisata, lanjutnya, ia berharap potensi yang ada di desa wisata dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Potensi apa yang mereka punya munculkan itu sebagai sebuah kekayaan dan nanti pada saat pesona Lombok Barat itu mereka tampil dengan kekhasaan mereka sendiri-sendiri," katanya.

Menanggapi hasil diskusi tadi, Kepala Dinas Pariwisata Saepul Akhkam akan menindaklanjutinya. Menurutnya, masukan dari para pelaku sangat penting untuk menyempurnakan perencanaan yang sedang dikerjakan. 

"Sesuai maksudnya, maka Diskusi Seputar Pariwisata memang dihajatkan untuk mendengarkan masukan banyak pihak. Untuk konteks kegiatan dalam draft Calender of Event, kita akan sempurnakan atau lengkapi berdasarkan masukan tadi. Sebagai tindak lanjutnya, kita akan susun KAK yang akan dipanel diskusikan dengan unsur pelaku dan media agar lebih komprehensif," pungkasnya.